Selasa, 10 Februari 2009

PEMILU 2009 ; SOUSI ATAU MALAPETAKA

pemilu 2009 tak lama lagi digelar, partai dan caleg ramai-ramai kampanye; seragam, kesejahteraan, keadilan, demokrasi dan lain-lain... Rakyat dibuat bingung mau pilih yang mana, terlalu banyak pilihan, tarlalu banyak wajah, terlalu banyak janji dan yang pasti semua tahu terlalu banyak BOHONG !
ya, kalau dicari-cari persoalan mendesak bangsa ini adalah kesejahteraan dan keadilan yang belum menyentuh secara merata seluruh rakyat indonesia, penguasaan aset-aset negara yang menyentuh hajat hidup orang banyak digadaikan oleh penguasa adalah bukti nyata bahwa keberpihakan mereka bukan pada rakyat tapi pada pemodal, dan anehnya semua tahu itu tapi kenapa tidak ada partai ato caleg yang punya visi melepaskan negeri ini dari cengkeraman rakus kepentingan modal?
walaupun kita juga tahu bahwa pemilu 2009 nanti akan diikuti banyak mantan aktifis yang dulunya anti sama neoliberalisme, ya sebut saja budiman sujatmiko (mantan ketua PRD) yang sekarang gabung di PDIP, dita sari (dewan perimbangan PAPERNAS) yang nyebrang ke PBR tapi tak ada jaminan bahwa mereka akan memperjuangkan apa yang dulu mereka teriakkan dijalan, baru mencium bau DPR aja udah pada diam gimana kalau udah masuk??Dulu aku hormat pada mereka tapi sekarang, ah mau muntah aja kalau dengar namanya...
belum lagi caleg yang tidak punya sejarah melawan?
kita sebagai rakyat memang tidak bisa berharap banyak dari pemilu 2009 karena memang tak ada harapan disana....pemilu 2009 adalah malapetaka terbesar negeri ini, buktikan saja nanti !

Minggu, 08 Februari 2009

AYO BUNG REBUT KEMBALI !

hey bangun !
apa penindasan ini belum cukup untuk membangunkan kita dari mimpi-mimpi indah tentang keadilan, demokrasi dan kesejahteraan? lihat disekelilingmu hamparan manusia-manusia lapar yang dipaksa antri dalam antrian BLT, atau lihat juga para pedegang kaki lima yang digusur, anak-anak sekolah yang harus putus sekolah atau lihat saja dirimu yang mungkin hari ini berstatus mahasiswa, kelak kau akan jadi pengangguran juga kalau kau bukan anaknya "bapak" anu..
Menjelang pemilu 2009 ini kita mesti menetukan sikap !
jangan lagi mau dikibuli seperti pada pemilu 2004 lalu, terserah mau GOLPUT atau BOIKOT pemilu itu tergantung kesepakatan seluruh rakyat, atau kalaupun ingin menggunakan hak pilih, berikan suaramu apda partai dan calon yang benar-benar punya visi memperbaiki nasib kita, jangan pilih yang punya uang kelak ia pasti korupsi, jangan pilih militer kelak uia pasti membunuh, jangan pilih reformis palsu kelak ia hanya menipu...